Senin, 08 Oktober 2012

Kasur Empuk



Siang hari tempat tidur mulai membayangi pikiran Surti. Ingin rasanya aku menidurimu! Apalagi kamu telah ku jemur siang tadi! Ujar Surti
Sedang asyiknya Surti berbicara, tiba-tiba Surti mendengar suara gemuruh yang berasal dari dalam rumahnya. Siang itu memang mendung. Pikir Surti, suara gemuruh berasal dari langit. Surti mulai mengantuk dan segera menuju kamar tidur. Setiba di kamar, surti pun langsung terjun menunggangi kasur.
Wah...kasur ini memang empuk! Pikir Surti
Hujan pun turun deras. Surti mulai yakin suara itu berasal dari langit.
Dalam keadaan terlelap, serentak Surti terkagetkan dengan gerakan kasur naik turun. Apakah ini gempa? Oh, tidak! Aku harus keluar dari kamar! sebelum Surti keluar kamar. Tak disangka, ada sekelebat bayangan yang telah mendahului Surti keluar dari kamarnya! Kegelisahan Surti mulai menjadi-jadi, sampai suatu hari Surti berkenan meminta pertolongan kepada kedua orang tuanya.
hiks..hiks.... suara tangis bapak!
Apa yang bapak tangisi? Jawab Surti
Abi! Jawab bapak
Kenapa dengan Abi, Pak?! Jawab Surti
Dia masuk rumah sakit karena sesak nafas? Jawab bapak
Apa! Hiks..hiks...! Surti ikut menangis
Hari kemudian keluarga Surti menjenguk Abi di Rumah Sakit. Melihat Abi terkapar lemas membuat hati keluarga merasa iba akan nasib yang menimpanya.
Bapak, ibu dan kakak,,,maafkan Abi sudah merepotkan kalian! Abi menyesal!Jawab Abi
Sudahlah tidak usah di pikirkan! Jawab keluarga
Bukan itu masalahnya! Jawab Abi
Lalu maksudmu apa? Jawab ayah
Siang itu Abi tidur di kamar kak Surti. Abi takut dengan suara petir.  Abi pun menutup seluruh badan dengan selimut. Tiba-tiba setelah Abi terlelap, serasa ada yang runtuh tepat di atas badan Abi! rasanya berat sekali, seperti tertindih reruntuhan rumah! Ketika Abi mulai sesak nafas, Abi pun lari meminta bantuan kepada Paman!
Nah loh, kena deh aku! Ternyata kasur itu memang tidak se-empuk yang aku bayangkan! Gumam Surti dalam hati!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar